Lambang Entok Jumbo Entok Jumbo Metro · Lampung

Tentang

Peternakan kecil yang terbuka dilihat

Jl. Nusantara I, Margodadi 25a, Kec. Metro Selatan, Kota Metro, Lampung 34119

Yang Kami Kerjakan

Merawat indukan, menetaskan, membesarkan anakan

Entok Jumbo berjalan sejak 2024 di Margodadi, Metro Selatan. Kami tidak menjual entok potong dan tidak menjual telur konsumsi. Satu-satunya yang kami keluarkan dari kandang adalah bibit — anakan entok jumbo umur sehari, yang biasa disebut DOD atau DOE.

Indukan dipelihara sendiri, telurnya dierami sendiri, lalu anakannya dirawat di kandang penghangat sampai cukup kuat untuk berpindah tangan. Karena itu kami bisa memastikan anakan yang teman-teman terima berasal dari induk yang mana.

Entok jumbo dewasa di peternakan Entok Jumbo, Metro Lampung

Mengenal Entok

Bukan bebek, bukan itik

Entok adalah jenis unggas air tersendiri, berbeda garis keturunan dari itik atau bebek yang biasa dikenal. Cirinya paling mudah dilihat dari karunkula merah — bintil-bintil merah di sekitar mata dan pangkal paruh. Bagian itu pula yang kami jadikan ciri pada lambang GX-Entok.

Entok jenis jumbo adalah entok yang bertubuh lebih besar daripada entok kebanyakan. Selisih ukuran antara jantan dan betina memang selalu mencolok pada entok, dan pada jenis jumbo perbedaan itu makin terasa.

  • Hemat pakan Mau makan hijauan — azola, kangkung, eceng gondok, sampai sisa dapur — sehingga biaya pakan lebih ringan dibanding unggas yang harus konsentrat penuh.
  • Tidak berisik Entok tidak bersuara nyaring seperti itik. Jantannya hanya mendesis, jadi aman dipelihara di pemukiman yang berdekatan dengan tetangga.
  • Induk pengeram yang baik Betina entok rajin mengeram dan telaten, sehingga peternak pemula tidak wajib menyiapkan mesin tetas sejak awal.
  • Tahan banting Tergolong tidak rewel soal penyakit, cocok untuk yang baru pertama kali memelihara.

Di Kandang

Tiga tahap yang kami jalani

Sarang berlapis bulu induk

1 · Indukan dan telur

Induk bertelur di kotak kayu beralas sekam. Telur dibiarkan dierami induknya sendiri selama kurang lebih 35 hari — lebih lama daripada ayam maupun itik, dan itu wajar untuk entok.

2 · Anakan baru menetas

Setelah menetas, anakan dipindahkan ke kandang beralas bilah bambu supaya kotoran turun dan alas tetap kering. Tempat pakan dan air minum disiapkan dalam jangkauan, dengan penghangat pada hari-hari pertama.

3 · Mulai diumbar

Begitu cukup kuat, anakan mulai dibiasakan turun ke halaman untuk bergerak dan mencari makan. Dari tahap inilah bibit siap berangkat ke kandang teman-teman.

Ingin melihat langsung?

Kandang kami terbuka untuk dilihat, dan rekamannya kami unggah setiap kali ada perkembangan. Silakan hubungi kami lebih dulu.

Hubungi via WhatsApp

WhatsApp